RSS

Ketika Kau Pergi

03 Okt

Ketika kau pergi

Separuh nafasku hilang

Benarkah itu?

Orang-orang yang ditinggal oleh orang yang selama ini memerhatikannya

menjadi gila karena merindu perhatian yang telah mati

Dia tersenyum padahal hatinya menoreh luka

Raganya berjalan tapi jiwanya terhempas ke bayang-bayang masa silam

ketika kerinduan yang memuncak

jendela-jendela rumah maya pun dibuka

tidak ada sapaan dan candaan

bahkan…… tidak ada sebaris pun yang menjelaskan identitas yang bernama

Aku manarik nafas panjang

Menatap kenyataan bahwa aku telah bermain-main dengan kebodohan

Bercanda dengan dalih pertemanan semu yang hanya fatamorgana maya

*Jakarta, 1 Agustus 2010

 
Leave a comment

Posted by pada Oktober 3, 2011 in Puisi

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 86 pengikut lainnya.